Petunjuk Arah Mencari Rezeki Dalam Primbon Jawa

Kang Sun | 10:30:00 PM | 4 komentar




Hidup dan mati seseorang, jodoh, kaya dan miskin mungkin telah digariskan oleh-Nya yang telah menjadi suatu ketetapan.Namun tidak lah manusia diciptakan oleh Sang Pencipta hanya untuk sekedar berpangk tangan menerima ketetapan takdir yang telah digariskan.Dibalik semua itu dari hanya menjalani dengan ikhlas apa - apa yang telah tersirat, setiap manusia diwajibkan untuk berusaha.

Ditakdirkan untuk menjadi kaya atau miskin, tiada seorang pun yang mengetahuinya.Untuk itulah mengapa Tuhan masih tetap mengharuskan hambanya untuk selalu berusaha dan berdoa.

Didalam adat budaya dalam Primbon Jawa, bekerja mencari rezeki ada patokan - patokannya.Yakni tentang petunjuk dan perhitungannya.

Berikut dibawah ini adalah petunjuk arah dalam mencari rezeki menurut perhitungan dalam hari 7 dan pasaran 5 dalam Primbon Jawa :

1.Minggu Legi
- arah barat :
- arah timur : untuk mencari sandang, tetapi juga ada sakitnya
- arah utara : untuk mencari pangan, tetapi juga ada naasnya
- arah selatan :


2.Minggu Pon
- arah barat : pangan
- arah timur : sandang
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit


3.Minggu Pahing
- arah barat : pangan,
- arah timur : sandang, sakit
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit

4.Minggu Wage
- arah barat : pangan
- arah timur : sandang
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit

5.Minggu Kliwon
- arah barat : pangan
- arah timur : sandang
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit


6.Senin Legi
- arah barat : naas
- arah timur : sakit
- arah utara : pangan
- arah selatan : sandang

7.Senin Pon
- arah barat : naas
- arah timur : sakit
- arah utara : sandang
- arah selatan : pangan

8.Senin Pahing
- arah barat :
- arah timur : sakit
- arah utara : pangan, naas
- arah selatan : sandang

9.Senin Wage
- arah barat : naas
- arah timur : sakit
- arah utara : pangan
- arah selatan : sandang

10.Senin Kliwon
- arah barat :
- arah timur : pangan
- arah utara : naas
- arah selatan : sandang, sakit

11.Selasa Legi
- arah barat :
- arah timur : sakit
- arah utara : sandang, naas
- arah selatan : pangan

12.Selasa Pon
- arah barat : pangan
- arah timur : sandang
- arah utara : sakit, naas
- arah selatan :

13.Selasa Pahing
- arah barat : sakit
- arah timur :naas
- arah utara : pangan
- arah selatan : sandang

14.Selasa Wage
- arah barat : naas
- arah timur : sakit
- arah utara : pangan
- arah selatan : sandang

15.Selasa Kliwon
- arah barat : sakit
- arah timur : pangan
- arah utara : utara
- arah selatan : sandang

16.Rabu Legi
- arah barat : sakit
- arah timur : naas
- arah utara : sandang
- arah selatan : pangan

17.Rabu Pon
- arah barat : pangan, naas
- arah timur :
- arah utara : sandang
- arah selatan : sakit

18.Rabu Pahing
- arah barat : pangan
- arah timur : sakit
- arah utara : sandang
- arah selatan : naas

19.Rabu Wage
- arah barat : naas
- arah timur : sakit
- arah utara : sandang
- arah selatan : pangan

20.Rabu Kliwon
- arah barat : sakit
- arah timur : pangan
- arah utara : sandang
- arah selatan : naas

21.Kamis Legi
- arah barat : pangan
- arah timur : sandang
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit

22.Kamis Pon
- arah barat : pangan
- arah timur : sandang
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit

23.Kamis Pahing
- arah barat : pangan
- arah timur : sandang
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit

24.Kamis Wage
- arah barat : pangan
- arah timur : sandang
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit

25.Kamis Kliwon
- arah barat : sakit
- arah timur : sandang
- arah utara : naas
- arah selatan : pangan

26.Jum'at Legi
- arah barat : sandang, pangan
- arah timur :
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit

27.Jum'at Pon
- arah barat : sandang, pangan
- arah timur :
- arah utara : naas
- arah selatan : sakit

28.Jum'at Pahing
- arah barat : sandang, pangan
- arah timur :
- arah utara :
- arah selatan : sakit,naas

29.Jum'at Wage
- arah barat : rezeki sandang
- arah timur : naas
- arah utara : sakit
- arah selatan : pangan

30.Jum'at Kliwon
- arah barat : sandang
- arah timur :
- arah utara :
- arah selatan : pangan, naas

31.Sabtu Legi
- arah barat : pangan
- arah timur : naas
- arah utara :
- arah selatan : sandang

32.Sabtu Pon
- arah barat : sakit
- arah timur : pangan
- arah utara : naas
- arah selatan : sandang

33.Sabtu Pahing
- arah barat : naas
- arah timur : sakit
- arah utara : pangan
- arah selatan : sandang

34.Sabtu Wage
- arah barat : naas
- arah timur : sakit
- arah utara :
- arah selatan : sandang, pangan

35.Sabtu Kliwon
- arah barat : pangan
- arah timur : sakit
- arah utara : naas
- arah selatan : sandang





Semoga bermanfaat!


Sumber : Dikutif dari Buku Primbon Jawa

Category:

About Do You Know Indonesia ?:
Blog Do You Know Indonesia merupakan sebuah blog yang berisikan tentang semua hal mengenai Indonesia. Mulai dari kategori Bisnis Online Internet, Web Hosting, Musik, dll. . You can find about Indonesia here!http://sunotoaw.blogspot.com

4 comments:

  1. wah kalo saya selasa pahing tuh kang :D

    ReplyDelete
  2. maaf, saya pengen ketawa sedikit. ( hehehe )
    mungkin saya tidak mengomentari postinfan anda di atas, tapi hampir serupa mwngenai ramalan.
    saya pernah di buat terkesima saat membaca perhitungan saya dgn hitungan jawa. anneh !! kata saya, tahu dari mana ni yg nulis .... , hehehee.... ya hanya sekedar mengetahui saja, krn klu sy yakini, takutnya malah berpatok pada hal tsbt.
    saya hanya bismillah dan berserah diri karena semua ini hanya sebuah perjalanan menuju mati.
    tapi,, lucu kang sun! , hampir semua tepat! , itu yg membuat sy tersenyum. ya mksdnya yg tepat yg sdh sy jalani. kedepan, waAllahu'Alam. ^_^

    ReplyDelete
  3. Menurut orang tua dan juga nenek saya, katanya dulunya primbon dibuat berdasarkan pengalaman orang yang terdahulu, dan tentunya ditulis tidak hanya asal menulis saja...
    Sebenarnya saya sendiri sama seperti Mbak Hasri Yani menjalani hidup hanya dengan satu niat yaitu bismillah, namun apabila terjadi sesuai dengan apa yang ada di primbon bisa jadi itu juga merupakan suatu kebetulan saja... kita manusia tidak ada yang mengetahuinya!
    Tapi satu yang harus tidak boleh ita lupakan, jangan hanya berpangku tangan dan berserah diri, berusaha dan berdoa harus tetap kita lakukan....

    ReplyDelete