Tumis Daun Pepaya, Pilih Yang Pahit atau Yang Tidak Pahit?

Kang Sun | 12:16:00 PM | 59 komentar




Bagi sebagian orang daun pepaya banyak yang diabaikan dalam hal menu kuliner.Dikarenakan adanya rasa pahit didalam daun pepaya ini.Namun bila kita tahu cara memasaknya yang benar, daun pepaya bisa dijadikan menu kuliner yang lezat dan sehat.

Yang umum dilakukan agar daun pepaya tidak pahit adalah dengan menambahkan tanah liat atau tanah lempung ketika merebusnya.Dipedesaan biasanya tanah liat atau lempung diambilkan dari tanah bekas galian rumah Ketam air tawar yang menggunduk.Orang jawa menyebutnya dengan nama SunthukYuyu.( Yuyu merupakan nama lain dari Ketam air tawar dalam bahasa jawa ).

Selain dengan Sunthuk Yuyu, cara lain yang lebih praktis adalah dengan menambahkan daun jambu didalam merebusnya.

Sebenarnya proses perebusan dengan menambahkan tanah lempung dan daun jambu tidahlah benar benar berefek menghilangkan rasa pahit daun pepaya, namun hanya sekedar mengurangi rasa pahitnya saja.

Saya sendiri cenderung lebih menyukai daun pepaya yang masih mempunyai sedikit rasa pahit ketika telah dimasak

Nah, berikut adalah cara merebus daun pepaya agar tidak begitu pahit :
  1. Siapkan daun pepaya yang akan direbus ( pilih yang agak muda saja )
  2. Cuci daun pepaya dan masukan kedalam panci yang berisi air dan telah panas
  3. Masukan tanah liat atau lempung atau juga daun jambu 
  4. Rebus hingga mendidih dan daun pepaya menjadi empuk
  5. Setelah direbus angkat dan diamkan selama kurang lebih 1/2 jam, baru cuci hingga bersih
  6. Daun pepaya siap untuk dijadikan bahan menu kuliner

Lalu bagaimana cara memasaknya agar menjadi menu kuliner yang lezat?Yang lebih mudah dan praktis adalah dengan menumisnya, caranya ;

Siapkan bumbu dan bahan lainya sebagai berikut :
  1. Bawang merah 5 siung iris halus
  2. Bawang putih 3 siung iris halus
  3. Cabe merah dan hijau iris halus secukupnya
  4. Lengkuas secukupnya
  5. Daun salam 3 lembar
  6. Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya
  7. Minyak Sayur
  8. Ikan Teri
  9. Bawang merah goreng
Cara memasak ;
  1. Panaskan minyak sayur dalam wajan lalu tumis bumbu bawang merah, bawang putih, serta cabe merah dan hijau hingga harum
  2. Tambahkan sedikit air lalu masukan lengkuas dan daun salam
  3. Masukan juga garam, gula dan penyedap rasa
  4. Masukan daun pepaya, lalu tumis hingga matang dan bumbu merata
  5. Sajikan, bagi yang suka bisa dengan ditaburi teri atau bawang goreng diatasnya

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Category:

About Do You Know Indonesia ?:
Blog Do You Know Indonesia merupakan sebuah blog yang berisikan tentang semua hal mengenai Indonesia. Mulai dari kategori Bisnis Online Internet, Web Hosting, Musik, dll. . You can find about Indonesia here!http://sunotoaw.blogspot.com

59 comments:

  1. wah pasti enak tuh mas eseng daun pepaya, saya suka yg pahit tapi yg tdk terlalu pahit, trs pedas sedikit, hehehe :D
    jadi pingin makan tumis daun pepaa saya :P makasih resepnya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak soalnya kalo musim penghujan kayak gini enaknya menu tumis, Mbak, he he..

      Delete
    2. apa lagi di temani dengan teh manis hangat yaa mas pasti sueedaap banget tu
      ;D

      Delete
    3. Kayaknya juga begitu, Sob, he he..

      Delete
    4. setelah lihat tumis daun pepaya, saya jadi pengen nyicipi kang hehehe

      Delete
  2. betul sekali, di kampung saya juga biasanya menggunakan lempung untuk menetralisir rasa pahitnya ...

    ReplyDelete
  3. Yang saya penasaran smpe sekarang drmn y org2 jaman dulu dpt inspirasi, misalnya mencampurnya dg lempung, dsb?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah nggak usah dpikir itu, Sob, bisa bikin pusing nanti, wkwkwkwk....

      Delete
    2. iya mas didesaku juga sama pake lemah lempung,,, namun sekarang dah tidak ada,,, sekarang beralih pada godong gringgring (tahu daunnya kan kang?) hehehe


      mungin bekas gundukan yuyu mas pri,,,, hehehe

      Delete
    3. Kalau tanah lempung sudah tidak ada, berarti sudah jadi perkotaan ya, Mbak May?

      Delete
  4. Tika belum pernah makan sayur daun pepaya nih, soalnya disini daun pepaya tidak ada yg mengolahnya jd sayur.. Cuma pernah minum air rebusan daun pepaya, waktu sakit malaria.. Asli pahit!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau dit4ku, sudah ada yang jual, Mbak, justru kita tinggal mengolahnya saja menjadi menu kuliner, karena jualnya sudah direbus dan tidak begitu pahit...

      Delete
  5. Soal Pahit memang saya agak suka ya. Entah ya. Soalnya selera sih. PARE juga termasuk yang sering saya hindari. Padahal PARE menyehatkan ya. Entah saya aja yang kurang sukas ama PAIT PAIT dalam sayuran

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari senyumnya saja saya sudah bisa menebak, kalau Mas Asep Haryono ini sukanya yang manis manis, he he...

      Delete
  6. ternyata kang sun jago masak juga,,, hehehe,,,makasih resepnya kang,,,,

    bisa d cba ni,,,,
    biasanya mengolahnya cuma di urab aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak May, sama2...masak memasak merupakan salah satu hobi, he he...

      Delete
  7. Lama tak jumpa kang Sun
    udah jumpa mlah bikin lapar hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Sob, PC tuaku ini gi ngadat nggak bisa akses, jadinya ya hampir seminggu ini nggak bisa blogging, he he...

      Delete
  8. uenak tenan kang, tambah sambel sama gereh, nyampleng

    ReplyDelete
  9. Sepertinya langsung di cocol sama sambel juga enak kang .
    Waah trims yaa tipsnya.. Baru kali ini aku dengar cara mengurangi rasa pahit pada daun pepaya.. Siipp bisa dicoba.. Ngomong" daun jambu biji atau jambu air ya kang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak, colenak juga salah satu kesukaanku, he he...Daun jambu biji, Mbak!

      Delete
  10. gurih gurih nyoiiiii nih mas
    setau saya daun pepaya ini bisa juga untuk obat demam kan mas ?
    :)

    ReplyDelete
  11. kalau saya lebih suka yang sedikit pahit kang, resepnya boleh nih dicoba, makasih kang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kalau begitu sama dong...saya juga suka yang sedikit pahit!

      Delete
  12. lezat ini Kang...hehehe. tpi kalo ane sih.. sukanya yg pait2 hehehe

    ReplyDelete
  13. Daun pepaya nya jenis apapun bisa yah? Kapan2 mau coba :)

    ReplyDelete
  14. jadi ingat dulu wakto mondok di pesantren, pernah masak daun pepaya dengan cara di pendem atau di timbun dengan tanah, kemudian di atasnya di bakarlah kayu bakar...setelah itu di buka lagi dan dicuci....:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ekstrim kayaknya,,,aku belum pernah coba tuh, Sob!

      Delete
  15. wuenak e rek, bagi donk Kang... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bikin sendiri dong, Sob, kan udah aku kasih resepnya, he he...

      Delete
  16. Dulu waktu ke gorontalo, sulawesi utara tika di tanya pernah makan sayur daun pepaya kah? Ternyata disana juga di konsumsi, hanya saja tika gak sempat coba karena keburu pulang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayang keburu pulang ya, Mbak, jadi nggak sempat nyoba, he he..

      Delete
  17. hujan hujan kyk gini emang enak tuh magak tongseng daun pepaya tp gak pahit :D

    ReplyDelete
  18. saya suka makan ini, tpi gak bisa bikinnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lho gimana sih, bukannya udah tak kasih resepnya, ya dicoba to ya, he he...

      Delete
  19. Replies
    1. Iya, Sob, baru nggak ada ide nih buat postingan, he he...

      Delete
  20. wow sepertinya enak nih tumis alias oseng daun payanya, kalau saya sih mau pait atau ndak pait gak masalah kang yang penting ada nasinya ehheheeh

    ReplyDelete
  21. Replies
    1. Balas menyapa di malam hari, Sob,he he...

      Delete
  22. wah kayanya enak :D kapan2 dicoba resepnya kang sun ini :D hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Okey, silahkan dicoba, Sob, he he...

      Delete
  23. Kalau saya milih yang pahit, sebab selain menantang juga memberikan dampak positif untuk kesehatan dan kekebalan darah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hemmm...banyak yang suka pahit rupanya!

      Delete