Candi Borobudur Obyek Wisata Bersejarah di Magelang Jawa Tengah

Kang Sun | 10:02:00 PM | 7 komentar




Adalah Candi Borobudur yang merupakan salah satu peninggalan sejarah bangsa ini yang telah mendunia dan bahkan diakui sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia serta pula oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai salah satu dari daftar Word Wonder Heritages ( Daftar Peninggalan Sejarah Dunia ) pada tahun 1991.

Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, sekitar 40 km sebelah barat laut Jogjakarta, 7 km arah selatan Kota Magelang, dan 100 km sebelah barat daya Semarang.

Letak berdirinya bangunan candi borobudur ini terletak diatas sebuah bukit dengan ketinggian sekitar 265 m yang berada di 870 m diatas permukaan laut yang disebelah sisinya dikelilingi oleh dua pasang gunung kembar, yakni disebelah bagian barat laut terdapat Gunung Sundoro dan Gunung Sumbing dan disebelah timur laut terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi.

Yang juga apabila diamati lebih jelas sebenarnya candi borobudur ini terletak pula di pertemuan antara dua sungai yakni Sungai Progo dan Sungai Elo.

Selain terdapat 4 gunung disebelah sisinya, terdapat pula perbukitan yakni Bukit Tidar dibagian utara sisi bukit yang ditempati candi borobudur ini.Untuk disebelah sisi selatannya paling dekat dekat dengan perbukitan Menoreh.

Untuk bisa memasuki lokasi candi haruslah terlebih dulu melakukan antrian dan merogoh uang saku untuk pembelian tiket masuk dengan HTM sebesar Rp.30.000 untuk dewasa, sedangkan Rp.12.500 untuk anak - anak dibawah umur 6 tahun.

Ketika pertama masuk lokasi setelah memasuki pintu loket, akan kita jumpai pemandangan sebuah taman yang luas dengan suguhan sebuah pohon beringin yang cukup besar diawal kompleks taman ini.Kita bisa sedikit istirahat ditaman ini ataupun sekedar untuk berfoto - foto sebelum melanjutkan perjalanan menuju area candi.

Ditengah perjalanan menyusuri taman yang mengarah ke area candi ini tidak sedikit akan kita jumpai para pedagang pernak - pernik seperti kaus, hiasan dinding untuk rumah, dan lain - lain sebagai cindera mata yang bertemakan Candi Borobudur untuk kita bawa pulang sebagai kenang - kenangan.
 
Selanjutnya, sebelum benar - benar melihat bentuk candi dari halaman muka dalam menyusuri taman tersebut, akan kita dengar suara perintah dari sebuah pengeras suara yang mewajibkan para pengunjung obyek wisata untuk mengenakan kain batik yang telah disediakan.Tak terkecuali juga wisatawan asing mancanegara yang tetap harus melilitkan sebuah kain batik dengan mengikatkannya di pinggang.Hal ini diwajibkan untuk tetap melestarikan aset kebudayaan daerah khususnya batik agar tetap lestari.

Setelah mengenakan kain batik ditempat yang telah disediakan pemandangan bentuk candi pun akan segera tampak, dan kita cukup untuk menyusuri taman depan candi sepanjang kurang lebih 100 meter ini untuk kita benar - benar memasuki kawasan candi yang sesungguhnya dengan menaiki tangga yang terbuat dari bebatuan karena memang bangunan candi berdiri diatas sebuah lokasi tanah yang agak tinggi.

Dan apabila Anda memasuki kawasan kompleks candi ini di siang hari yang terik bersiap siaplah untuk bermandi keringat dan berhitam legan dengan kulit Anda. 

Di area candi ini kita akan dibuat terkagum - kagum dengan tampilan bentuk candi yang terbuat dari bebatuan ini.Dengan banyak seni ukir pahat bebatuan yang ada dalam dinding candi sebagai relief juga patung dan arca yang akan membuat kita untuk sedikit berpikir siapakah gerangan pembuatnya dijaman waktu itu

Apabila dilihat dari segi arsitek bangunan candi borobudur ini berbentuk punden berundak yang terbagi atas 3 bagian yang terdiri 10 tingkat, yaitu bagian atas candi yang dinamakan Arupadahtu, dibagian tengah disebut Rupadhatu dan bagian bawah Kamadhatu.






Candi borobudur mempunyai luas sekitar 123m x 123m dengan tinggi sesungguhnya 42 meter sebelum direnovasi dan berubah menjadi hanya setinggi 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawahnya digunakan sebagai penahan.Sedangkan enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran serta satu tingkat tertinggi yang berupa stupa budha yang menghadap ke arah barat.



Sesuai dengan mahzab dalam ajaran Budha Mahayana, bahwa setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia.Setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.

Didalam tingkatan candi borobudur, di bagian dasar dinamakan dengan Kamadhatu, yang artinya melambangkan bahwa manusia yang masih terikatoleh nafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu yang melambangkan bahwa manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih tetap terikat oleh rupa dan bentuk.Sementara, tiga tingkat di atasnya yang terdapat stupa yang berlubang-lubang dinamakan Arupadhatu, yang melambangkan bahwa manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk.



Sedangkan untuk bagian paling atas sendiri yang dinamakan Arupa melambangkan tentang nirwana, yang merupakan tempat Budha bersemayam.

Selain bentuk candi yang terlihat megah dan kokoh, yang membuat candi ini bernilai sejarah yang tinggi yakni dilengkapinya bangunan candi ini dengan seni tektur relief yang terpahat disebagian dinding candi sebanyak 1604 relief.Dan juga terdapat pula sebanyak 504 Arca dan 73 buah Stupa yang melengkapi bangunan candi ini.

Tentang nama Borobudur dan asal usul pembuatannya saat ini pun masih simpang siur mengenai sejarahnya.Diyakini sebelumnya bahwa candi ini merupakan bukti sejarah atau prasasti yang didirikan oleh para penganut ajaran agama Budha Mahayana pada tahun sekitar 800-an Masehi dibawah pemerintahan Dinasti atau Wangsa Syailendra Kala itu.

Namun ada juga yang menyatakan bahwa candi borobudur merupakan Peninggalan Nabi Sulaiman yang yang diperkuat dengan 40 bukti - bukti dan ditulis dalam sebuah buku Borobudur & Peninggalan Nabi Sulaiman yang diterbitkan pada awal bulan agustus 2012 kemarin oleh KH Fahmi Basya.Bisa Anda baca dan lihat disini

Untuk nama Borobudur sendiri  kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya "gunung" ( bhudara ) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras.

Selain itu terdapat pula beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan "para Buddha" yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa kata Borobudur berasal dari kata bara dan budur. Bara atau vihara yang artinya kompleks candi dan budur atau beduhur yang berarti di atas atau bukit.

Sebagai gambaran diatas bisa jadi borobudur bisa diartikan sebagai kompleks candi yang berada di atas bukit.



Anda pernah berkunjung ke obyek wisata candi borobudur?Apabila belum segera masukan nama candi borobudur dalam daftar nama tempat liburan Anda!

Category:

About Do You Know Indonesia ?:
Blog Do You Know Indonesia merupakan sebuah blog yang berisikan tentang semua hal mengenai Indonesia. Mulai dari kategori Bisnis Online Internet, Web Hosting, Musik, dll. . You can find about Indonesia here!http://sunotoaw.blogspot.com

7 comments:

  1. Wah saya sudah lama tidak pernah ke candi borobudur, padahal sekarang tempat saya ngekost agak lumayan dekat. Terakhir saya ke candi borobudur sekitar tahun 2003, yakni pas saya SMP hehehe :D
    Thanks infonya pak, sangat menarik :)

    ReplyDelete
  2. blogwalking gan, kapan2 lah aku ke sana hehe

    bikin ngiri fotonya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yo'i....Kalau kesana jangan lupa bawa payung, Sob udaranya panas

      Delete
  3. MENYEDIAKAN 7 PERMAINAN KARTU TERFAVORIT
    BANDAR Q | DOMINO 99 | ADU Q | BANDAR POKER | POKER | CAPSA SUSUN | SAKONG
    GABUNG SEKARANG
    MEMBERIKAN BONUS TERBESAR !!

    ReplyDelete